Aktor senior Tio Pakusadewo sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan pada jantung. Dalam proses penanganan medis tersebut, ia diketahui telah menjalani prosedur pemasangan ring jantung atau stent.
Prosedur pemasangan ring jantung umumnya dilakukan untuk membantu membuka pembuluh darah yang mengalami penyempitan atau sumbatan, terutama pada arteri koroner. Tindakan ini bertujuan memperbaiki aliran darah menuju otot jantung.
Tio mengungkapkan, keluhan awal yang ia rasakan tidak langsung menunjukkan gejala khas gangguan jantung. Ia justru mengalami cegukan yang berlangsung sangat lama dan tidak kunjung berhenti.
“Cegukan tapi lebih dari dua bulan lah, nggak berhenti,” kata Tio saat ditemui di Studio Rumpi: No Secret Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).
Menurut Tio, cegukan tersebut mulai dirasakannya sejak awal Januari 2026. Kondisi yang semula terlihat ringan itu kemudian berkembang hingga membuatnya mengalami sesak napas. Situasi tersebut akhirnya membuat ia harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Secara medis, cegukan yang berlangsung singkat dan hilang dalam beberapa menit umumnya tidak berbahaya. Namun, cegukan yang menetap lebih dari 48 jam dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Dikutip dari National Library of Medicine, cegukan berkepanjangan dalam kondisi tertentu dapat berkaitan dengan masalah jantung. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai cardiogenic hiccups, yakni cegukan yang dipicu oleh gangguan kardiovaskular.
Cegukan persisten atau kronis terkadang muncul tanpa disertai nyeri dada yang jelas. Karena itu, gejala tersebut dapat keliru dipahami sebagai gangguan pencernaan, padahal dalam beberapa kasus bisa berkaitan dengan masalah yang lebih serius.
Masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami cegukan yang tidak berhenti lebih dari 48 jam, terutama bila disertai sesak napas, nyeri dada yang menjalar, kelelahan berat, atau pusing.