Cristiano Ronaldo kembali menorehkan catatan besar bersama tim nasional Portugal. Dua gol yang ia lesakkan saat menghadapi Uzbekistan di Stadion Houston, Selasa, mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia.

Portugal menjalani laga kedua fase grup Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan dengan Ronaldo kembali memimpin lini depan. Kapten Al-Nassr itu langsung memberi dampak cepat ketika pertandingan baru berjalan enam menit.

Gol pembuka Portugal lahir setelah Ronaldo membaca pergerakan bola dengan cermat. Ia menyambut umpan silang João Cancelo dan mengarahkannya ke gawang Uzbekistan untuk membawa timnya unggul sejak awal laga.

Ronaldo kemudian mencatatkan gol keduanya pada menit ke-39. Dalam situasi berhadapan langsung dengan penjaga gawang Uzbekistan, pemain berusia veteran itu tetap tenang sebelum menempatkan bola ke sisi kiri gawang.

Dua gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama Ronaldo pada Piala Dunia edisi kali ini. Pada pertandingan pembuka fase grup, ia belum mencetak gol ketika Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.

Tambahan dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi Ronaldo di Piala Dunia menjadi 10 gol. Jumlah itu ia bukukan dalam enam edisi turnamen, sejak tampil pada 2006 hingga 2026.

Sebelumnya, Ronaldo telah mencetak gol di Piala Dunia 2006 melawan Iran, 2010 melawan Korea Utara, 2014 melawan Ghana, serta 2022 kembali menghadapi Ghana. Catatan terbaiknya dalam satu edisi terjadi pada 2018, ketika ia mengemas empat gol, termasuk hat-trick ke gawang Spanyol dan satu gol melawan Maroko.

Dengan total 10 gol, Ronaldo kini melewati rekor legenda Portugal, Eusébio, yang selama enam dekade memegang status sebagai pencetak gol terbanyak negaranya di Piala Dunia dengan sembilan gol.

Eusébio mencatatkan sembilan gol tersebut pada Piala Dunia 1966. Performa gemilangnya saat itu membawa Portugal finis di peringkat ketiga, pencapaian terbaik negara tersebut dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar dunia.